ASPOST.ID- Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Samudra Pase mengecam aksi brutal dan sadis yang dilakukan pelaku terhadap M Yusuf alias Buraq (46) kombatan GAM wilayah Pase di Gampong Alue Ngom, Kecamatan Nibong, Aceh Utara, Selasa (1/3/2022) siang.

“Kami mengecam tindakan tidak berperikemanusian itu, polisi harus mengusut tuntas kasus ini dan segera menangkap pelaku,” tegas Juru Bicara KPA Wilayah Samudra Pase, M Jhony. Pihaknya berharap kasus tersebut segera terungkap dan pelaku mendapatkan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga menyampaikan pimpinan KPA juga sudah meminta kepada para eks kombatan wilayah Pase atau rekan-rekan seperjuangan korban untuk menyerahkan penanganan kasus tersebut ke pihak kepolisian. “Kami sangat kehilangan dengan sosok korban. Beliau adalah tokoh GAM wilayah Pase seangkatan dengan almarhum Amad Leupon, semasa konflik dulu sangat gigih berjuang,” sebu Jhony, seperti dilansir anteroaceh.

Paska damai, korban dikenal sosok yang baik, tidak pernah mencari masalah dengan orang lain. Sehari-hari bekerja sebagai petani, hidup sederhana bahkan disebut tergolong keluarga miskin yang patut mendapat bantuan. “Kami sangat sedih, almarhum meninggalkan tiga anak yang masih kecil dan sangat membutuhkan kasih sayang seorang ayah. Keluarga sangat terpuruk dengan kejadian ini,” pungkasnya.

Sementara itu, pemakaman M Yusuf alias Buraq berlangsung di rumah duka di Gampong Mantang Mane, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, pada Selasa malam. Dihadiri oleh keluarga, kerabat, sahabat atau rekan sesama kombatan GAM, juga dihadiri oleh petinggi KPA wilayah Pase dan Kuta Pase. (anteroaceh/aspost)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version