Ada Apa, Aslat Kasad TNI Pantau Daerah Bekas Konflik Aceh

ASPOST.ID- Asisten Latihan (Aslat) Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Mayjen TNI Harianto, turun ke daerah bekas konflik Aceh di Gampong Cot Trieng Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe, Jum’at (1/10/2021). Dimana, saat masih berkecamuknya konflik Aceh sebelum tercapainya MoU Helsinki RI-GAM pada 15 Agustus 2005 silam, daerah Paya Trieng menjadi lokasi basis Gerakan Aceh Merdeka sehingga pasukan TNI/Polri melakukan pengepungan terhadap keberadaan mereka.

Namun, kini Kodim 0103/Aceh Utara menjadikan Gampong Cot Trieng sebagai lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-112.

Kehadiran Asisten Latihan (Aslat) Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Mayjen TNI Harianto bersama rombongan hanya untuk memantau pelaksanaan TMMD Reguler ke-112 Kodim 0103/Aceh Utara yang sedang berjalan di Gampong Cot Trieng dan Blang Naleung Mameh Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe. Bahkan, Mayjen TNI Harianto memuji
pemilihan kedua gampong tersebut sebagai lokasi TMMD.

Dalam peninjauan tersebut Harianto mengatakan, kegiatan TMMD di daerah tersebut sudah sangat tepat.

“Saya datang ke Desa Cot Trieng dan Desa Blang Naleung Mameh ini dalam rangka melihat kegiatan TMMD Reguler ke-112. Ini cukup luar biasa, sasaran fisik yang dilaksanakan yaitu Pembangunan RTLH Satu Unit, pembuatan jalan dan normalisasi saluran air tambak yang melibatkan personel terdiri dari anggota TNI, Polri dan masyarakat,”ungkap dapam keterangan tertulisnya kepada aspost.id.

Menurut dia, jika biasanya kita melaksanakan kegiatan TMMD di daerah yang agak mudah terjangkau, dan kali ini di daerah yang agak sulit terjangkau,yang bisa dikatakan pembangunan di daerah ini memang masih sangat membutuhkan. Namun, tempat seperti ini harus cepat disentuh oleh pembangunan.

” Tadi sudah saya sampaikan kepada Walikota Lhokseumawe, kalau bisa jangan menunggu kegiatan TMMD berikutnya. Kalau bisa lakukan dengan karya bakti skala besar, karena masyarakat di tempat-tempat terpencil ini juga ingin merasakan hasil pembangunan, dan kerjasama antara TNI dan pemerintah daerah adalah solusi untuk memecahkan persoalan itu,” katanya.

Sebut dia, dalam kegiatan TMMD ini juga akan mempererat kerjasama termasuk memupuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sehingga yang bekerja di sini bukan hanya tentara saja, tetapi juga masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Mayjen TNI Harianto juga didampingi oleh Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya,Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto S.A.P.,Kasrem 011/LW Letkol Czi M Ridha Has, Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto,Kajari Lhokseumawe, Dr Mukhlis serta pejabat di instansi terkait lainnya.

Mayjen TNI Harianto mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan Walikota setempat atas dukungan terhadap pelaksanaan TMMD. Kegiatan ini diyakini membawa manfaat besar untuk masyarakat di lokasi kegiatan yang memang masih membutuhkan bantuan.

Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya menyampaikan terima kasihnya kepada TNI karena membantu pembangunan desa terpencil melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-112.

Kata dia, TMMD Reguler ke-112 digelar oleh Kodim 0103/Aceb Utara di Cot Trieng dan Blang Naleung Mameh Kecamatan Muara Satu ini merupakan salah satu desa terpencil menuju pusat Kota Lhokseumawe dan kondisi infrastrukturnya juga masih terbatas.

“Kegiatan TMMD ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, karena infrastruktur di desa-desa tersebut memang masih perlu perhatian. Dengan adanya TMMD maka itu berarti telah membantu pemerintah dalam membangun daerah terpencil,”ungkap Suaidi. (asp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here