ASPOST.ID- Ketua Komisi I DPRK Aceh Utara Fauzi, S.Mn, akrab disapa Cempala mendesak aparat kepolisian untuk mengusut dan menangkap pelaku penembakan Kombatan GAM Muhammad Yusuf alias Buraq didepan warung Gampong Alue Ngom, Kecamatan Nibong, Aceh Utara, pada Selasa (1/3/2022) siang.
Muhammad Yusuf dikenal sebagai tokoh GAM Wilayah Samudera Pase seangkatan dengan almarhum Amad Leupon. Bahkan semasa konflik dulu sangat gigih berjuang untuk Aceh.
“Kami Komisi I DPRK Aceh Utara mengecam dan sangat menyesalkan atas peristiwa penembakan terhadap Muhammad Yusuf alias Buraq oleh seorang pelaku dengan menggunakan senapan angin laras panjang jenis softgun,”ungkap Cempala kepada aspost.id, Rabu (2/3).
Ia mengatakan, pihak kepolisian harus dapat mengusut secara tuntas aksi coboi jalanan dan main hakim sendiri dengan tindakan melawan hukum dan membuat orang lain meninggal dunia. “Jangan sampai gara-gara hal semacam ini dapat memperkeruh dan terusik suasana damai yang sudah berjalan 16 tahun lebih di Aceh,”katanya.
Untuk itu, lanjut eks Kombatan GAM ini, dirinya yang dipercayakan Partai Aceh di Komisi I DPRK Aceh Utara membidangi pemerintahan, hukum dan keamanan juga mendesak kepada Polres Aceh Utara dan Lhokseumawe, supaya dapat menertipkan senjata-senjata yang bisa mematikan tersebut. Baik itu jenis softgun atau senapan angin yang pelurunya berkaliber besar agar bisa di awasi. Namun, apabila kedapatan maka harus diberikan tindakan tegas sesuai dengan undang undang dan aturan yang berlaku. (asp)


