ASPOST.ID- Pj Keuchik Gampong Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe, Jamaluddin, SE memaparkan sejumlah program kerja tahun 2024 dihadapan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Lhokseumawe, Pendamping Desa Pemberdayaan Kecamatan Muara Dua dan Pendamping Lokal Desa Blang Poroh, pada Jum’at, 6 Januari 2024.

Pemaparan itu berlangsung dalam musyawarah Rencana Kerja Pemerintah Gampong (RKPG) dikantor Keuchik Blang Poroh, yang diturut dihadiri Ketua Tuha Peut, Kepala Dusun (Kadus), Bendahara Gampong Ketua Pemuda dan aparatur gampong lainnya serta kelompok masyarakat.

Pj Keuchik Blang Poroh,Jamaluddin, SE, menyampaikan, skala prioritas yang harus dilakukan dalam tahun 2024 yakni normalisasi saluran induk, dusun dan saluran lorong gampong untuk mencegah terjadinya banjir saat musim penghujan.

“Selama ini saluran itu sudah banyak yang tersumbat sehingga perlu dinormalisasi atau dibersihkan,”ucapnya.

Ia mengatakan, untuk masyarakat yang berdomisili di Lhok Jawa Dusun B Blang Poroh mengeluh terhadap kondisi jalan yang mengalami rusak parah dan berbatu. “Jalan itu perlu dibangun rabat beton sehingga memudahkan akses masyarakat saat beraktivitas, termasuk saat mengangkut hasil pertanian,”katanya.

Selain itu, sebut Jamaluddin, masyarakat yang tinggal di kawasan Seuneubok Dusun C juga mengeluh terhadap kondisi jalan menghubungkan dari jalan utama Blang Poroh hingga tembus ke kompleks perumahan Poroh Permai sulit dilewati ketika hujan.

“Jalan di Dusun C itu tidak pernah diaspal oleh Pemko Lhokseumawe, hanya dilakukan pengerasan akibatnya setahun kemudian jalan kembali rusak dan berbatu,”ucapnya.

Ia berharap, Pemko Lhokseumawe untuk segera melakukan perbaikan jalan tersebut dengan bangunan aspal. “Warga yang tinggal di Kompleks Perumahan Poroh Permai juga kesulitan untuk melewati jalan Dusun C sehingga mereka lebih memilih memutar ke gampong tetangga yakni Gampong Paya Peunteut,”terangnya.

Menurut Jamaluddin, saat Pj Wali Kota Lhokseumawe dijabat oleh Dr.Imran pernah mendatangi lokasi jalan rusak tersebut saat berlangsung gotong royong. “Ketika itu pak Pj Wali Kota mengaku prihatin dan akan memperjuangkan untuk dibangun jalan aspal. Tapi sekarang Pak Pj Imran sudah pindah tugas menjadi Pj Bupati Subang, Provinsi Jawa Barat,”ujarnya.

Ia menambahkan, dengan berlangsungnya musyawarah RKPG
itu dapat melahirkan kesepakatan bersama dalam menentukan kegiatan yang urgen untuk direalisasikan.(asp)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version