Ibu Hamil Ini Kestrum Listrik Saat Dentuman Petir di Aceh Utara

Kalaksa BPBD Aceh Utara, Amir Hamzah, menjenguk korban kestrum listrik, Sabtu (28/12/2019).

ASPOST.ID- Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Kalaksa BPBD Aceh Utara Amir Hamzah, Sabtu (28/12) sore menjenguk Fitriani ( 26 ) warga Gampong Rayeuk Pange Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara Provinsi Aceh di Puskesmas Matangkuli.

Mengingat perlu penanganan medis yang lebihn spesialis, dikarenakan korban dalam keadaan hamil tua (delapan bulan). Maka pihak medis Puskesmas Matangkuli merujuk korban ke Rumah Sakit Cut Meutia ( RSUCM ) Buket Rata Lhokseumawe.

Korban tinggal satu rumah bersama ibunya Nursiah (65). Sementara suaminya berada di Negeri Jiran Malaysia mencari nafkah untuk kebutuhan keluarganya.

“Sehari – hari korban sambil menunggu kelahiran buah hati pertamanya selalu menerima pesanan kue kacang, memang korban hobi buat kue,” kata ibu yang didampingi kakaknya Rosdiana.

Menurut kakaknya, kebutulan hari ini ada pesanan, seperti biasa korban terlebih dahulu mempersiapkan bahan mulai memblender gula dan sebagainya.

Naas bagi korban sedang memblender gula sekitar pukul 18.00 WIB sore tadi, dentuman petir begitu besar. Saat itulah korban terpelanting tak sadarkan diri hingga dilarikan ke Puskesmas Matangkuli. “Entah tersengat arus pendek atau bukan, saya tidak mengerti Pak,”kenang Ibundanya.

Kata dia,ditubuh korban tidak ada tanda – tanda hitam atau bintik merah, apakah ada kaitan dengan dentuman petir atau tidak, yang jelas korban harus dilarikan ke RSUCM.

Pemerintahan Kabupaten Aceh Utara melalui Kalaksa BPBD Amir Hamzah ikut menemani korban dan keluarga hingga dirujuk ke RSUCM Buket Rata Lhokseumawe.

“Kami meminta keluarga korban bersabar dalam menerima musibah ini, mari kita doakan agar korban bersama kandungan pertamanya selamat dan cepat sembuh,” pinta Amir Hamzah, dalam relisnya kepada aspost.id. (asp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here